October 23, 2018
Super User

Super User

Selfies labore, leggings cupidatat sunt taxidermy umami fanny pack typewriter hoodie art party voluptate. Listicle meditation paleo, drinking vinegar sint direct trade.

Liputan6.com, Jakarta Tanda-tanda gangguan bicara pada anak perlu diketahui sedini mungkin. Akan tetapi, diagnosis akurat untuk kondisi ini cukup sulit dilakukan kepada anak di bawah tiga tahun. Hal ini dikarenakan anak tampak baik-baik saja.

Namun, semakin anak bertambah besar, ketepatan diagnosis biasanya meningkat.

Kepala Kepala Divisi Pediatri, Departemen Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Luh Karunia Wahyuni, mengungkapkan, beberapa cara untuk mengidentifikasi adanya gangguan bicara pada anak.

  1. Perhatikan perkembangan komunikasi pada anak, apakah anak mampu berkomunikasi dengan normal atau tidak.
  2. Melihat bagaimana kesulitan proses komunikasi anak.
  3. Lakukan tes saat menemukan permasalahan gangguan bicara pada anak.

Tes atau skrining awal dilakukan menggunakan kuesioner guna mengetahui perkembangan anak, seperti Language Development Survey (LDS), MacArthur Communicative Development Inventories (CDIs), Ages and Stages Questionnaire (ASQ).

Jika hasilnya cenderung menunjukkan suatu gangguan komunikasi, dapat digunakan tes skrining berupa Clinical Linguistic Auditory Milestone Scale (CLAMS) dan Early Language Milestone (ELM) Scale, jelas dr Luh saat dihubungi Health Liputan6.com melalui surat elektronik (email) pada 26 Mei 2017.

Apabila ada kemungkinan anak benar-benar mengalami gangguan bicara, maka pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan untuk meneliti penyebab agar proses penanganan dapat dijalani tepat waktu.

Membuat tubuh tetap terhidrasi tidak hanya dilakukan dari dalam, tapi juga dari luar

Tidak hanya air putih yang bisa membuat tubuh tetap terhidrasi selama puasa, delapan cara ini bisa jadi alternatif selain air putih.

 

 

tirto.id - Air putih menjadi alternatif paling baik untuk membuat tubuh terhidrasi. Namun, selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak diberi asupan H20 seharian, sehingga perlu asupan tambahan agar cairan dalam tubuh tercukupi.

Ada banyak makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk menjaga tubuh agar tetap segar dan terhidrasi sepanjang hari. Jika Anda merasa bosan dengan air putih, berikut delapan cara agar tubuh tetap terhidrasi, terutama selama menjalankan ibadah puasa, seperti dikutip dari Gulf News.

1. Makan semangka
Semangka terdiri dari 92 persen air, dan 8 persen buah. Cairan yang ditemukan dalam semangka meliputi garam, kalsium dan magnesium, yang merupakan komponen sempurna untuk melembabkan kembali tubuh setelah satu hari berpuasa. Semangka bisa dibuat jus atau dipotong-potong dan langsung dikonsumsi.

2. Minum susu
Susu bisa menjadi alternatif selain air putih untuk membuat tubuh terhidrasi. Susu bisa dikonsumsi bersama dengan sereal saat berbuka puasa. Kandungan kalsium dalam susu sangat bermanfaat agi tubuh Anda. Susu rendah lemak atau susu coklat lebih disarankan untuk menjaga tubuh terhidrasi sepanjang hari. Minuman ini juga bisa membantu pemulihan setelah berolahraga.

3. Makan sup waktu berbuka
Sup adalah makanan berbuka yang pas untuk berbuka karena selain mengandung air, juga sehat dan bergizi. Makanan ini mampu meningkatkan asupan cairan dan mengambalikan energi Anda setelah seharian berpuasa.

4. Konsumsi smoothie
Pilih beberapa buah yang mengandung banyak air seperti jeruk, semangka, apel, nanas, lalu buatlah smotthie. Alih-alih menambahkan yogurt atau susu, cobalah menambahkan air dan es sebagai gantinya. Ini akan membuat Anda terhidrasi dan kenyang lebih lama. Buat smoothie dalam jumlah banyak, sehingga Anda bisa mengonsumsinya saat sahur dan berbuka.

5. Hindari makanan asin
Menghindari makanan asin rasanya lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Namun, Anda harus berusaha melakukannya karena kandungan garam dalam makanan asin akan menguras cairan dalam tubuh Anda lebih cepat. Tubuh biasanya hanya membutuhkan sedikit kandungan garam, yang bisa didapat secara alami dari beberapa jenis buah dan sayur. Jadi, cobalah untuk menghindari gorengan seperti kentang goreng, ayam goreng, lalu gantilah dengan sayur dan buah-buahan.

6. Salad bisa jadi pilihan
Jika Anda tidak terlalu menyukai sup, Anda bisa membuat salad untuk berbuka atau sahur. Utamakan selada ada dalam campuran salad Anda, karena selada mengandung 96 persen air. Selada menjadi pilihan tepat jika Anda ingin melembabkan tubuh Anda kembali. Tambahkan sayuran lain seperti mentimun dan tomat yang juga mengandung banyak air.

7. Hidrasi tubuh dari luar
Setelah Anda mengonsumsi makanan dan minuman di atas, Anda juga perlu melembabkan tubuh dari luar. Pastikan Anda melembabkan kulit agar tetap segar dan terhidrasi. Waktu terbaik untuk melakukannya adalah setelah mandi dan sebelum tidur. Jangan lupa untuk memakai tabir surya jika Anda harus berkegiatan di luar pada siang hari.

8. Jangan terlalu sering mencuci muka
Mungkin Anda berpikir dengan mencuci muka, kulit Anda menjadi lembab karena tersentuh air. Hal itu mungkin benar jika Anda tidak terlalu sering mencuci muka, karena mencuci muka menghilangkan minyak alami yang diproduksi kulit dan malah membuat kuit semakin kering. Jika Anda sering mencuci muka, pastikan sering menggunakan pelembab agar kulit tetap lembab dan segar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 bertambah.

Penambahan tersebut dituangkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 684 Tahun 2016, Nomor 302 Tahun 2016 dan Nomor SKB/02/Menpan-RB/2016 pada 21 November 2016.

SKB tiga menteri ini sendiri merupakan perubahan atas SKB tiga menteri sebelumnya Nomor 135 Tahun 2016, Nomor SKB 109 Tahun 2016 dan Nomor 01/SKB/MENPANRB/04/2016 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2017.

Sebelum ada perubahan ini, hari libur nasional tahun 2017 berjumlah 14 hari dan cuti bersama empat hari.

(Baca: 1 Juni Tanggal Merah, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2017)

Setelah perubahan, libur nasional tahun ini menjadi 15 hari dan cuti bersama menjadi enam hari.

Berikut rincian hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, www.menpan.go.id, Kamis (23/3/ 2017) :

Hari Libur Nasional:
1. Minggu, 1 Januari: Tahun Baru 2017 Masehi
2. Sabtu, 28 Januari: Tahun baru Imlek 2568 Kongzili
3. Selasa, 28 Maret: Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
4. Jumat, 14 April: Wafat Isa Almasih
5. Senin, 24 April: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
6. Senin, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
7. Kamis, 11 Mei: Hari Raya Waisak 2561
8. Kamis, 25 Mei: Kenaikan Isa Almasih
9. Kamis, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
10. Minggu-Senin, 25-26 Juni: Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
11. Kamis, 17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
12. Jumat, 1 September: Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah
13. Kamis, 21 September: Tahun Baru Islam 1439 Hijriah
14. Senin, 25 Desember: Hari Raya Natal.

Cuti Bersama:
1. Senin, 2 Januari: Tahun Baru 2017 Masehi
2. Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat atau 27, 28, 29 dan 30 Juni: Hari Raya Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah
3. Selasa, 26 Desember: Hari Raya Natal.

SKB tiga menteri itu ditandatangani Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

 

Kamis, 29 September 2016, Dharmayukti Karini cabang PN Baturaja memperingati HUT Dharmayukti Karini ke XIV. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Dharmayukti karini cabang Baturaja.

Acara dimulai dengan kata sambutan oleh Bapak Singgih Wahono, SH selaku pelindung Dharmayukti Karini cabang PN Baturaja dan Ketua PN Baturaja, dilanjutkan oleh ketua Dharmayukti Karini cabang PN Baturaja Ibu Mega Dennie Arsan, SH yang memberikan kata sambutan.

JEK 2838

JEK 2900

Dharmayukti Karini cabang PN Baturaja juga menyerahkan Bantuan Dana Beasiswa (BDBS) kepada anak-anak pegawai serta honorer yang berhak menerimanya.

JEK 2850

Dalam acara tersebut juga, diadakan penyerahan hadiah dalam lomba pembuatan nasi tumpeng yang diikuti oleh ibu-ibu Dharmayukti Karini yang dilaksanakan kemarin.

JEK 2911

JEK 2865

BATURAJA - Sejumlah Hakim bersama pegawai Pengadilan Negeri Baturaja dan Pengadilan Agama Baturaja menggelar jalan santai dalam rangka memperingati HUT Mahkamah Agung RI dan HUT RI ke-71.

Kegiatan jalan santai itu dimulai dari kantor PN Baturaja melewati taman kota Baturaja,  rumah sakit DKT Baturaja, Kejaksaan Negeri Baturaja, dan kembali ke kantor PN Baturaja.

P 20160812 071630

Seluruh hakim, pegawai, ibu-ibu Dharmayukti Karini dan anak-anak PKL sangat antusias dalam mengikuti acara jalan santai ini. Acara ini bertujuan mempererat silaturrahmi, selain juga meningkatkan kesadaran untuk hidup sehat.

13938366 1425893797427499 805478845265897125 n

Acara dilanjutkan dengan makan bersama dan pembagian kupon dengan hadiah-hadiah yang sangat menarik berupa kulkas, mesin cuci, TV, kipas angin dan berbagai hadiah menarik lainnya.

P 20160812 083415

P 20160812 083438

P 20160812 083505

Pada hari ini Jum’at tanggal 28 Agustus 2015, keluarga besar Pengadilan Negeri Baturaja melaksanakan kegiatan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh karyawan, pejabat struktural dan fungsional, ibu-ibu dharmayukti karini, honorer beserta anak PSG (SMKN 1 Baturaja).

 

Senam pagi ini dipimpin oleh instruktur senam ternama di Baturaja Ibu Dali dan dilaksanakan setiap Jum’at pagi untuk menjaga kesehatan seluruh pegawai Pengadilan Negeri Baturaja agar dapat prima melaksanakan tugas sehari-hari karena didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat (Mens sana in corpora sano).

Hari Ulang Tahun (HUT) Dharmayukti Karini Ke-XIII Tahun 2015 dilaksanakan oleh Dharmayukti Karini cabang Baturaja pada hari Jum’at tanggal 18 September 2015 bertempat di Kantor Pengadilan Negeri Baturaja. Hadir dalam acara ini adalah Ketua Pengadilan Negeri Baturaja, para Hakim Pengadilan Negeri Baturaja, dan anggota Dharmayukti Karini cabang Baturaja.

 

Acara HUT Dharmayukti Karini memiliki tema “Mempersiapkan Kemandirian Anggota Untuk Mewujudkan Visi Misi.” Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu mars Dharmayukti Karini, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Wakil Ketua Dharmayukti Karini Ny. Marlina A.Karim dan Ketua Pengadilan Negeri Baturaja selaku pelindung Ibu Mimi Haryani, SH.

Sebagai simbol puncak acara Perayaan HUT Dharmayukti Karini dilakukan pemotongan Tumpeng dilanjutkan dengan perlombaan pembuatan tumpeng dan penyerahan bantuan dana beasiswa (BDBS) kepada siswa siswi berprestasi.

 

Budaya masyarakat Jepang cukup membuat penasaran, selain dikenal dengan orang-orangnya yang pantang menyerah negaranya pun menjadi salah satu negara dengan produsen mobil terbesar didunia, kemajuan Jepang sangat pesat terbukti pada tahun 2013 Jepang menempati posisi ke-24 negara terkaya, dan seiring waktu pada tahun 2015 kedudukan negara tersebut naik pesat menjadi urutan ke-7 terkaya dengan penghasilan US$ 228.880 GDP Percapita. Angka orang kaya pun bertambah pesat dan angka kematian kian berkurang.

 

 

 

Kenapa dengan angka kematian?

 

keindahan negara jepang

keindahan negara jepang

 

Ya, di Jepang sendiri menjadi sosok orang sukses itu menjadi sebuah tuntutan. Lulus dari Universitas terkenal, bekerja di perusahaan besar, menjadi orang pintar, sudah menjadi tradisi Jepang. Yang lebih anehnya ketika seseorang memutuskan pergi bekerja pada pagi hari dan pulang larut malam akan menjadi sebuah kebanggan untuk masyarakat Jepang. Artinya, semakin lama ia bekerja semakin dibanggakan oleh keluarga. Hmmm… kalau di Indonesia gimana ya?

 

Kembali pada topik utama tentang kebudayaan di Jepang, jika melihat sensus penduduk warga Jepang yang diulas oleh Wikipedia, pada 1 Oktober 2015 jumlah penduduk Jepang mencapai 126.890.000 berkurang sekitar satu juta jiwa bila dibandingkan sensus penduduk pada tahun 2014. Apakah ini berhubungan dengan budaya?

 

Jepang yang dikenal dengan negeri Sakura ini, ternyata semakin maju, banyak wanita yang menginjakan kakinya ke dunia karir, hal ini membuat angka kelahiran Jepang merosot tajam sehingga membuat berkurangnya jumlah sensus penduduk. Apa sih tips dan trik Jepang menjadi Negara yang makin maju? Dan budaya apa yang dipegang masyarakat Jepang, hingga melahirkan generasi yang pintar?

 

Budaya Masyarakat Jepang yang Patut Ditiru :

 

1. Membaca

 

membaca

membaca

 

Kamu akan menemukan orang-orang Jepang yang sibuk membaca, dari kebiasaan ini tidak susah untuk mereka menjalani profesi sebagai translator atau penerjemah, bahkan banyak diantara mereka yang memiliki profesi penulis buku. Semua berawal dari hobi mereka yang senang membaca, ketika mencari uang berdasarkan hobi pun tidak akan masalah. Selain itu, dengan membaca kamu akan menjaga kinerja otak agar tetap pintar. Walau teknologi sudah memperkenalkan smartphone pada dunia, namun masyarakat Jepang tetap menyukai buku, namun adapun yang membaca melalui ponsel androidnya. Budaya ini patut dicontoh oleh kita.

 

2. Malu

 

taat hukum

taat hukum

 

Malu? “Kenapa malu, kan pakai baju?” Itulah salah satu rentetan pertanyaan yang sering keluar dari mulut masyarakat Indonesia. Namun bukan malu itu yang digunakan oleh masyarakat Jepang, masyarakat Jepang selalu merasa malu jika melakukan suatu kesalahan. Berkesinambungan pada budaya Harakiri atau menusukan pisau ke perut yang telah ada sejak zaman dulu saat masih zaman Samurai. Bagi masyarakat Jepang, melakukan sesuatu yang salah terutama bila melanggar peraturan, seolah menanggung malu seberat 1 ton, parahnya tidak jarang masyarakat Jepang bunuh diri bila menemukan suatu kegagalan. Kenapa kebiasaan ini tidak ditiru? Tapi jangan tiru budaya Harakirinya ya. Dari kebiasaan seperti ini, pasti membentuk kepribadian yang lebih baik lho.

 

 

 

3. Hidup Hemat

 

hemat

hemat

 

Walau Jepang Negara yang maju sebagai penghasil mesin dan gadget yang canggih, namun faktanya orang Jepang selalu berhemat dengan memanfaatkan barang yang masih ada. Bepergian menggunakan kendaraan umum, ponsel seadanya, hidup mandiri, itulah cara berhemat masyarakat Jepang. Gaji yang mereka terima tidak dipakai untuk membeli hal-hal yang tidak penting. Mereka senantiasa berinvestasi, nabung, buka usaha lebih menggiurkan dibanding berfoya-foya. Padahal sering kamu dengar pernyataan ‘hemat pangkal kaya’, ternyata pernyataan tersebut sangat dipakai oleh masyarakat Jepang. Keren ya, sudah pekerja keras, pinter, hemat pula. Tiru yu…

 

4. Pantang Menyerah

 

Pantang Menyerah

Pantang Menyerah

 

Sifat pantang menyerah dalam diri masyarakat Jepang sudah ada sejak Perang dunia antara Hirosima dan Nagasaki, dimana Jepang masih bisa bangkit dan memulai ekonomi dari nol hingga mencapai ekonomi yang tinggi di dunia. Bangsa Jepang, masih menggunakan budaya tahan banting dan pantang menyerah di kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan ketika mereka memiliki suatu cita-cita dan selalu belajar hingga akhirnya masyarakat Jepang dikenal dengan orang-orang yang pantang menyerah. Sifat ini bagus kita tiru lho. Tetap berusaha keras, belajar, eksekusi, evaluasi. Pasti hidup kamu bisa lebih baik.

 

Baca juga : Mengenal Alat Musik Tradisional Khas Bandung

 

5. Menjaga Tradisi

 

budaya mengantri

budaya mengantri

 

Tidak aneh bila kamu datang ke Jepang sebagian orang disana tidak menggunakan bahasa Inggris. Bukan berarti mereka tidak bisa belajar bahasa Inggris, tapi mereka sangat mencintai tradisi dan budaya negara sendiri bahkan bahasapun menggunakan bahasa Jepang untuk keseharian. Dengan berpegang teguh untuk mencintai segala sesuatu yang berada di negaranya, Jepang berhasil membuat negara lain terkesima dan mengikuti adat Jepang tersebut. Sebagai contoh yaitu mie ramen, banyak orang awam bilang mie ramen adalah mie kuah yang menjadi menu favorit di Jepang. Namun pernyataan ini salah, jika kita selidiki lebih dalam, pembuatan mie ramen berasal dari China yang akhirnya menyebar ke Jepang. Di Jepang dibuat mie ramen yang lebih berkualitas. Hingga sekarang, mie ramen identik dengan makanan Jepang. Liat kan? Begitu kuatnya pengaruh Jepang di seluruh dunia.

 

6. Pandai Kerjasama Dalam Tim

 

kerjasama

kerjasama

 

Jepang memang terkenal dengan orang-orangnya yang pandai dan pintar, namun sifat-sifat itu tidak membuat mereka egois dengan sudut pandangan masing-masing. Ketika bekerja secara tim, masyarakat Jepang tidak menilai secara individual, malah lebih fokus pada kepentingan bersama. Bayangkan, bila cara ini digunakan di negara tercinta kita, apa yang terjadi didunia ekonomi tanah air? Setiap kamu kerja, bisa saja kamu membekali hard skill dari Universitas ternama, namun kamu tidak ingin bekerja sama saat bekerja. Itu sungguh salah besar.

 

Baca juga : 9 Tarian Tradisional Khas Bali yang Paling Populer

 

Menyapa sudah menjadi tradisi umum di seluruh dunia yang dilakukan semua orang sebagai ucapan salam. Tentu saja, menyapa telah menjadi salah satu tata krama dalam interaksi sosial di negara kita.

 

 

 

Indonesia biasanya memiliki kebiasaan menyapa ketika bertemu dengan teman baru, teman lama, ataupun sanak saudara. Namun jika melihat berbagai negara didunia, beberapa diantara mereka ada yang memiliki sapaan unik yang akan membuat kamu kaget. Mau tau apa saja?

 

9 Tradisi Menyapa Dari Seluruh Dunia :

 

1. Bersalaman

 

bersalaman

bersalaman

 

Point pertama adalah sapaan yang sangat-sangat biasa. Yup, bersalaman.

 

Pasti hal ini sering kamu lihat dikehidupan sehari-hari. Itulah salah satu cara orang-orang Indonesia memperkenalkan diri atau menyapa.

 

Hal ini sudah umum dan sudah tidak asing lagi terjadi dikehidupan sehari-hari.

 

Selain digunakan untuk menyapa seseorang, biasanya tradisi ini akan kamu gunakan ketika sedang interview, memperkenalkan diri, bertemu saudara atau keluarga.

 

2. Cium Pipi

 

cium-pipi

cium-pipi

 

Pernah melihat film Barat yang saling cium pipi ketika bertemu? Nah, inilah salah satu cara menyapa mereka.

 

Cium pipi pun sebagai tanda bahwa orang itu senang berkenalan dengan lawan bicaranya. Hal ini dijadikan Culture budaya Barat sebagai sapaan.

 

Lain halnya dengan budaya Indonesia ya guys. Disini budaya cium pipi hanya digunakan oleh sebagian wanita.

 

3. Menangkupkan Telapak Tangan

 

menangkupkan-telapak-tangan

menangkupkan-telapak-tangan

 

Pernah melakukan hal ini pada seseorang?

 

Saya pernah, hal itu saya lakukan jika seseorang yang akan disalami berada jauh dan tidak memungkinkan untuk didekati.

 

Inipun menjadi salah satu cara menyapa orang Indonesia

 

Namun lain halnya untuk orang-orang Nepal atau India. Mau dekat atau jauh, mereka akan mencangkupkan tangan saja.

 

Adapun yang sambil membungkukan badan, hal mengartikan ucapan selamat datang atau ucapan “saya menghormati anda”

 

Ternyata tradisi ini pun berlaku di Thailand, ketika bersalaman mereka akan mengatupkan tangan hingga menyentuh hidung sambil mengucapkan “sawadee krap” atau “sawadee ka” dalam keadaan lutut ditekuk sedikit.

 

4. Bow/Membungkukan Badan

 

membungkukkan-badan

membungkukkan-badan

 

Bow atau membungkukan badan, cara menyapa yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jepang dan Korea.

 

Biasanya cara ini dilakukan untuk menyapa orang yang lebih tua, namun karena Jepang sangat kental dengan sopan santunnya, patokan umur sudah tidak jadi masalah.

 

Mereka akan membungkukan badan untuk memperkenalkan diri, untuk ucapan berterima kasih dan ucapan selamat tinggal.

 

Terkadang, orang Indonesia lakukan hal ini lho. Ya, wajar sih… budaya Jepang yang sangat kental seolah menghipnotis dunia.

 

 

5. Bertepuk Tangan

 

bertepuk-tangan

bertepuk-tangan

 

Sekarang masuk ke cara menyapa yang yang terbilang aneh.

 

Ya, tepuk tangan. Hal ini dilakukan oleh masyarakat Zimbabwe. Mereka akan bertepuk tangan sebagai ungkapan halo dan selamat tinggal.

 

Konon disana bila tepuk tangannya dengan ketukan lebih cepat maka artinya berterima kasih.

 

 

 

Baca juga : 9 Warisan Budaya Indonesia yang Akan Selalu Dikenal Dunia

 

6. Mengucapkan “wawawa”

 

mengucapkan-wa-wa-wa

mengucapkan-wa-wa-wa

 

Ternyata suku Dani dari Papua menjadi salah satu yang memiliki tradisi menyapa yang aneh.

 

Mereka akan berjabat tangan layaknya salaman sambil mengucapkan “wa wa wa”. Sepertinya kata itu hanya simbolik saja yang diartikan selamat datang dan terima kasih.

 

Uniknya mereka akan mengajarkan orang asing untuk belajar menyapa ala mereka. Bagus ya? Selain untuk sopan santun, untuk ilmu juga.

 

 

 

7. Hongi/Kunik Atau Menggosok-Gosokkan Hidung

 

menggosokan-hidung

menggosokan-hidung

 

Mengapa saya satukan Hongi dengan Kunik bersamaan? Pasalnya, cara menyapanya sama saja.

 

Hongi yaitu tradisi bersalaman dengan cara menggosokan hidung ke hidung lawan. Tradisi ini dilakukan oleh suku Maori di Selandia Baru. Menurutnya cara ini adalah salah satu cara agar mereka bisa bertukar nafas dengan cara itu suku Maori akan menganggap lawannya sebagai salah satu suku mereka.

 

Kunik juga termasuk cara menyapa yang hampir sama dengan Hongi, mereka akan menggosok-gosokan ujung hidup pada lawan sebagai tanda kasih sayang. Cara ini dilakukan oleh penduduk Alaska yang biasa kita sebut Eskimo. Kebiasaan ini dilakukan juga oleh laki-laki di Arab dalam berbagai pertemuan menandakan mereka bersahabat.

 

8. Menjulurkan Lidah

 

menjulurkan-lidah

menjulurkan-lidah

 

Bila di Indonesia menjulurkan lidah adalah cara mengejek orang. Lain halnya dengan warga Tibet, menjulurkan lidah dilakukan sebagai tanda perkenalan dan menyapa.

 

Jadi jika kamu bermain ke Tibet, jangan tersinggung ya kalau-kalau ada orang yang menjulurkan lidah.

 

Menurutnya menjulurkan lidah itu salah satu cara membuktikan bahwa kamu bukan reinkarnasi raja lalim, raja yang sangat jahat. Konon menurut warga Tibet, raja Lalim memiliki lidah berwarna hitam.

 

9. Meludah

 

meludah

meludah

 

Jika di Indonesia cara ini dianggap penghinaan, namun ternyata ada beberapa negara di Kenya dan Tanzania yang melakukan tradisi tersebut.

 

Jadi, kalau kamu bergaul dengan Suku Massai, siap-siap ya untuk saling meludah itu cara menyapa antar teman.

 

Tidak diketahui silsilahnya, tradisi ini ada secara turun menurun dan masih bertahan hingga sekarang.

 

Menjadi seorang anak tidak lepas dari permainan. Namun sayangnya, permainan zaman dulu dan sekarang jelas berbeda. Diprediksikan 10 tahun mendatang adalah generasi ‘gagal’ karena faktor kurangnya komunikasi dengan orang lain. Apakah ini faktor bibit-bibit yang ditanamkan dari masa kecil?

 

 

 

Permainan-permainan berikut dinilai paling menyenangkan, dan mengingatkan kamu yang lahir di tahun 80-an ke masa kecil yang penuh warna. Masih inget permainan masa kecil? Banyak orang yang menyayangkan tradisi permainan zaman dulu yang terancam punah. Sedangkan permainan dulu sangat banyak manfaatnya salah satunya melatih berbagai fungsi otak dan melatih anak bersosialisasi.

 

Mungkin list ini akan mengingatkan memori lama kamu dan bernostalgia dengan memori-memori masa kecil kamu.

 

12 Permainan Tradisional Anak-anak yang Hampir Punah :

 

1. Layangan

 

layangan

layangan

 

Siapa yang tidak kenal dengan layangan?. Permainan layang-layang ini sangat digemari oleh para anak laki-laki. kata ‘layang’ diduga berasal dari kata melayang. Benda ini dibuat dari kertas minyak, dengan kerangka bambu, disambungkan dengan tali kenur untuk mengendalikan layangan. Cara permainannya terkesan mudah, tapi lumayan susah karena membutuhkan bantuan angin. Sebelum lepas landas, kamu harus mencari lapangan yang luas, dan menunggu angin berhembus. Untuk starting kamu harus memegang layangan tersebut, dan menjulurkan tali sedikit demi sedikit hingga layangan pun perlahan terbang.

 

Tradisi ini hampir musnah ketika memasuki era teknologi. Sangat disayangkan sih, karena permainan ini melatih kamu mengarahkan benda dengan memanfaatkan angin.

 

2. Congklak

 

congklak

congklak

 

Permainan tradisional lainnya adalah congklak atau dakon dimainkan oleh anak perempuan. Permainan ini biasanya dimainkan oleh 2 orang saja. Bahan congklak terbuat dari kayu atau plastik, terdiri dari 7 lubang yang saling berhadapan dan 2 lubang besar di setiap sudutnya. Isi congklak disebut biji congklak. bisa diisi dengan biji-bijian, kelereng kecil, atau benda yang berbentuk butiran kecil dan bisa dipegang oleh kepalan tangan kita.

 

Pada awal main, setiap lubang diisi dengan 7 buah biji congklak kecuali lubang besar. Seperti biasa hompimpa dulu untuk menentukan siapa yang menang, ia pun bebas mengambil biji congklak. Isi bijinya diambil dan dibagi satu-satu ke lubang searah jarum jam, bila ia habis di lubang yang berisi congklak, iapun bisa lanjut membagikan biji congklak ke setiap lubang, hingga akhirnya berhenti di lubang yang kosong. Bila ia berhenti di lubang wilayahnya, ia bisa mengambil biji congklak yang dihadapannya ( biji congklak lawan ) lalu isi-isi congklak tersebut simpan di lubang besar. Bila ia berhenti dilubang lawan, maka giliran lawannya yang bermain. Seperti itu sampai tidak ada congklak tersisa di lubang-lubang kecil. Aturan mainnya, yang mengumpulkan biji terbanyak dialah yang menang.

 

3. Gasing

 

gasing

gasing

 

Gasing termasuk permainan era tahun 90-an. Permainan ini biasanya dimainkan oleh laki-laki. Jumlah pemainnya bisa lebih dari 2 orang. Gasing terbuat dari bahan kayu, merbau, kundang dan lain-lain. Gansing akan berputar pada 1 poros, dengan menggunakan tali dari dalam sehingga ketika dihentakan keluar membuat gansing itu berputar. Permainan ini cukup populer saat zaman 90-an. Aturan mainnya, biasanya gansing diadukan dengan gansing lawan, dan gansing yang berputar lebih lama, dialah yang menang.

 

 

 

4. Kelereng

 

kelereng

kelereng

 

Kelereng adalah permainan tradisional yang cukup populer dikalangan anak laki-laki. Jumlah pemainnya 2-5 orang. Kelereng terbuat dari kaca atau tanah liat dan berbentuk bulat. Kelereng yang digunakan berdiameter setengah inch, tapi terkadang ada pula kelereng yang lebih besar dan kecil, namun itu jarang digunakan dalam permainan karena tenaganya pun harus disesuaikan dengan ukuran kelereng. Aturan mainnya, seluruh kelereng dikumpulkan, dan 1 pemain yang akan memencarkan kelereng-kelereng tersebut. Seperti permainan billiard, namun kalau kelereng, pemain akan terus bermain sampai kelerengnya tidak menyentuh kelereng lawan. Jika kelerengnya tidak menyentuh kelereng lawan, baru pemain akan diganti. Permainan ini sebenarnya melatih arah mata, fokus, dan strategi.

 

Baca juga : 10 Ritual Teraneh Didunia yang Masih Berlaku Hingga Sekarang

 

5. Petak Umpet

 

petak umpet

petak umpet

 

Nahhh,,, permainan ini tidak hanya digemari di Indonesia lho. Permainan ini bisa dilakukan oleh lebih dari 2 orang, orang-orang yang ikut permainan ini biasanya mengawali hompimpa untuk menentukan siapa yang kalah. Yang kalah harus memejamkan mata dan berbalik menghitung dari angka 10 atau dari 1 sampai 10. Nama tempat untuk memejamkan mata disebut Bong, Inglo, atau Hong. Dan orang-orang yang menang, mereka akan bersembunyi dimanapun mereka mau hingga akhirnya ditemukan, jika ditemukan maka dinyatakan kalah. Ada pula yang berhasil menyelinap menuju Bon, dan dinyatakan menang.

 

6. Egrang

 

egrang

egrang

 

 

Egrang adalah permainan yang mungkin hingga sekarang ada namun makin sedikit peminatnya. Permainan ini disukai oleh anak laki-laki, jumlah pemainnya tidak terbatas. Permainan ini biasanya membutuhkan tongkat dan tumpuan kaki yang lebih tinggi dari tanah untuk pengganti ia berpijak, lalu berjalan-jalan dengan tongkat tersebut. Walau dalam permainan ini tidak ada kalah dan menang, namun para pemain biasanya mempertahankan keseimbangannya agar tidak jatuh.

 

Baca juga : 10 Budaya Unik Yang Hanya Ada di Indonesia

 

 

 

7. Lompat Tali

 

lompat tali

lompat tali

 

Permainan tradisional selanjutnya adalah lompat tali, dari namanya saja sudah dapat kamu bayangkan bahwa permainan ini berhubungan dengan tali. Permainan ini umumnya disukai anak perempuan dan melibatkan 3-10 orang anak. Tidak sedikit anak laki-laki yang tertarik bermain lompat tali. Untuk mempersiapkan permainan ini biasanya mereka akan membuat tali karet agar tidak melukai kulit peloncat. Permainanpun dapat dimulai dengan menentukan siapa yang menjaga dan siapa yang melompat.

 

Aturan mainnya, untuk pelompat ia harus melewati tali dengan ketinggian tertentu, bila berhasil dengan ketinggian rendah, tali akan di naikan lagi sampai pemainpun merasa lelah, menyerah atau tidak mampu melewati tali. Dengan begitu pelompat dinyatakan kalah dan menjadi penjaga, begitupun selanjutnya.

 

8. Ular tangga

 

ular tangga

ular tangga

 

Permainan papan ular tangga ini telah ada sejak 1870, dan menjadi permainan sangat digemari oleh anak-anak di setiap zaman hingga akhir tahun 2000-an, permainan ini biasanya dimainkan 2-4 orang. Permainan ini berbentuk kotak-kotak kecil, sebagian kotak terdapat gambar ular dan tangga. Pemain menggunakan dadu untuk menghitung langkah hingga kegaris finish.

 

Aturan mainnya, pemain tentukan siapa yang bermain pertama. Bidak disimpan dikotak pertama atau start, lalu mulai kocok dadu, gerakan bidak sesuai jumlah dadu yang keluar, bila bidak berhenti di ekor ular berarti ia akan turun, sebaliknya bila berhenti di tangga, ia akan naik. Permainanpun dilanjut ke pemain ke-2 dan berlanjut seperti itu. Pemenang ditentukan dari bidak yang pertama kali mencapai kotak finish.

 

9. Benteng

 

benteng

benteng

 

Permainan tradisional ini dimainkan oleh 8 orang dan dibagi dua group menjadi 4 orang. Masing-masing memiliki markas yang dijadikan tempat kuasanya biasanya markas tersebut berupa tiang, pohon, batu, dan pilar sebagai benteng.

 

Tujuan permainan adalah mengambil alih benteng lawan dengan cara menyentuh markas lawan. Setiap orang memiliki tugas masing-masing, ada yang menjadi penjaga, mata-mata, pengganggu benteng lawan dan penyelinap markas lawan. Permainan ini membutuhkan kecekatan berlari dan strategi hingga mampu mencapai benteng lawan.

 

Aturan mainnya, pemain yang pertama menyentuh markas lawan itulah yang akan menjadi tim pemenang.

 

10. Gobak Sodor

 

gobak sodor

gobak sodor

 

Permainan tradisional selanjutnya terbilang rumit karena membutuhkan 6-10 orang, dan dibagi menjadi dua tim untuk menjadi tim penyerang dan tim penjaga. Tim penjaga akan menjaga disetiap garis kotak yang berukuran 5mx3m. Biasanya tim penyerang akan melewati satu persatu tim penjaga hingga akhirnya ia melewati garis finish dengan syarat tim penyerang tidak boleh kesentuh oleh tim penjaga. Jika tersentuh maka ia dinyatakan gagal.

 

Permainan ini membutuhkan tenaga ekstra dan kelincahan berlari. Tidak heran banyak anak laki-laki yang berminat bermain permainan ini, namun adapun anak perempuan yang menyukai permainan ini.

 

11. Yoyo

 

yoyo

yoyo

 

Permainan ini sebenarnya masih ada, namun berganti generasi. Yang dulu perlu strategi untuk membuat yoyo berputar lama. Sekarang yoyo dibuat dengan bantuan teknologi sehingga yoyo dapat bertahan lebih lama pada porosnya. Permainan ini diminati oleh anak laki-laki.

 

Yoyo itu sendiri adalah benda bulat yang dililitkan dengan tali pada celah Yoyo tersebut sehingga meninggalkan ujungnya saja untuk ditempelkan ke salah satu jari. Setelah itu yoyo dilempar kebawah dan ia akan berputar pada porosnya. Tidak ada yang kalah dan menang pada permainan Yoyo, namun sekarang banyak orang yang semakin kreatif memainkan Yoyo.

 

 

12. Engklek

 

engklek

engklek

 

Permainan tradisional terakhir bernama engklek. Permainan ini harus menggambarkan tiap petak seperti pada gambar. Pemainnya biasanya berjumlah 2-5 orang, dan dilakukan secara bergantian. Setiap orang memegang batu, gacuk, kereweng atau benda berukuran datar untuk menandakan kotak, lalu mulai melompati tiap petak dengan kaki 1, petak yang sudah ditandai tidak boleh diinjak oleh siapapun, maka harus berpijak dipetak berikutnya.

Page 1 of 5
Copyright © PN-Baturaja 2017 All Rights Reserved. Designed By PN-Baturaja